
[www.uinsgd.ac.id] Rektor UIN SGD Bandung, Prof. Dr. H. Deddy Ismatullah, SH., M.Hum melantik Pembantu Rektor (Purek) di lingkungan UIN SGD Bandung dan yang bertindak sebagai saksi I, Direktur Pascasarjana UIN SGD Bandung, Prof. Dr. H. Dadang Kahmad, M.S dan saksi II, Guru Besar Ilmu Hukum, Prof. Dr. H. Mudor Effendi, M.S di ruang Sidang Al-Jamiah, Rabu (25/1)
Berdasarkan Surat Keputusan Rektor UIN SGD Bandung Nomor Un. 05/II.2/KP.07.6/005/2012 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Pembantu Rektor di lingkungan UIN SGD Bandung Periode 2011-2015, nama-nama yang dilantik; Prof. Dr. H. Afifuddin, M.M. sebagai Pembentu Rektor I Bidang Akademik, Prof. Dr. H. Muchtar Solihin, M. Ag sebagai Pembentu Rektor II Bidang Administrasi Umum, Prof. Dr. H. Mohammad Ali Ramdhani, MT sebagai Pembentu Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Prof. Dr. H. Moh. Najib, M.Ag sebagai Pembentu Rektor IV Bidang Kerjasama dan Perencanaan dan memberhentikan nama-nama; Prof. Dr. H. I Nurol Aen, MA dari Pembantu Rektor I, Prof. Dr. H. I Nurol Aen, MA Pembantu Rektor I, Drs. H. Didi Mashudi, M.Ag dari Pembantu Rektor II, dan Prof. Dr. H. Endin Nasrudin, M.Si dari Pembantu Rektor IV, yang dibacakan oleh Kepala Bagian Kepegawaian, Drs. H. Ade Hidayat, M. Ag
Dalam amanatnya Rektor menyampaikan terimakasih kepada para Pembantu Rektor periode 2008-2011 dan selamat bagi yang dilantik sebagai Pembantu Rektor periode 2011-2015 "Saya atas nama pribadi dan institusi mengucapkan terimakasih kepada para Pembantu Rektor I bidang Akademik, II bidang Administrasi, III bidang Kemahasiswaan dan IV bidang Kerjasama. Walapun waktunya sedikit dalam kepemimpinan saya dan ucapan selamat kepada para Pembantu Rektor yang terpilih dan hari ini dilantik, karena tantangan UIN SGD Bandung di masa depan sangatlah berat dan harus mengejar ketertinggalan diantara UIN se-Indonesia; Pertama, Untuk Pembantu Rektor I bidang Akademik tentang akreditasi yang nilainya A baru satu jururan. Syukur-syukur bisa A semuanya, tapi paling tidak mendapatkan nilai B semuanya. Jika dibandingkan dengan UIN Jakarta yang tidak menyandang predikat akreditasi A, tapi ISO, yaitu standar pengakuan dari Internasional. Kedua, RUU Perguruan Tinggi yang nyaris mendistriditkan Perguruan Tinggi Islam. Jika RUU ini lolos di komisi III akan masuk ke Mendiknas, maka pendidikan akan lepas dari Depag"
Untuk Pembantu Rektor II bidang Administrasi harus bisa meningkatkan kualitas karyawan. "Dengan dibagikanya 188 baju karyawan itu bisa mengingkatkan kualitas pelayanan karena bekerja itu sama dengan mengabdi" tuturnya
Untuk Pembantu Rektor III bidang Mahasiswa bisa menjebantani keingingan mahasisawa dan birokrasi "Pembelajaran mahasiswa dan memberikan keseimbangan atas segala keinginan mahasiswa yang ingin melaksanakan pemerintahan dengan diadakan pemilihan langsung dan aturan birokrasi yang harus disesuaikan dengan sistem perwakilan" katanya
Untuk Pembantu Rektor IV bidang kerjasama dapat meningkatkan kerjasama "Sebagai perguruan tinggi berbasis Internasional paling tidak bisa bekerjasama dengan 15 negara yang baru bisa kita lakukan hanya 7-8 negara" ujarnya
Ia berharap memasuki era peningkatan kualitas dan kuantitas kampus ini "Mari kita sama-sama untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas itu, bukan secara pribadi yang menginginkan kekuasaan karena pemimpin dalam hal ini Rektor itu pelayan bukan penguasa" tegasnya
Acara pelantikan dan serah terima jabatan Pembantu Rektor di lingkungan UIN SGD Bandung ditutup dengan ucapan selamat dari Rektor dan diikuti oleh seluruh hadirin. Selamat!*** [Ibn Ghifarie]