Jumat, 7-Sep-2012 | 06:59:40
UIN SGD Bandung Siap Cetak Mahasiswa , Lulusannya yang Unggul & Kompetitif

[www.uinsgd.ac.id] Kampus UIN SGD Bandung bakal menjadi perguruan tinggi termegah dan terluas di Kota Bandung dengan memiliki lahan seluas 50 Hektar. "Lokasi kampus yang bisa dikatakan termasuk kampus terluas di kota Bandung berada di daerah Cipadung 8 hektar, di Polda 30 hektar dan di Cileunyi 12 hektar. Untuk pembangunan di Cipadung akan dibangun 11 gedung baru, setinggi 4 lantai bagi Fakultas Saintek, Ilmu Sosial dan Politik, Psikologi, Laboratorium  dan Komputer, Asrama Putra dan Putri mahasiswa, Pusat Studi mahasiswa , Perpustakaan, Pusat Bahasa dan gedung lainnya," ungkap Dr. Fisher Zulkarnain, Direktur PMU IDB UIN SGD Bandung saat memberikan sambutan dalam acara Pembinaan Pegawai dan Peletakan Pembangunan Gedung (Civil Work) IDB UIN SGD Bandung di ruang Sidang Senat, gedung Al-Jamiah lantai II, Kamis (6/9)

 

 “Pembangunan gedung itu, semuanya dibiayai IDB dengan waktu 1 tahun harus selesai,“ ujarnya

 

Menurut Rektor, Prof. Dr. H. Deddy Ismatullah, SH., M.Hum. rasanya tak elok jika bangunan yang megah dan terluas di Bandung ini,  dengan tidak dibelaki dan disiapkan sumber daya manusia yang memadai. "Untuk menciptakan atmospir akademik yang mendukung bagi mahaiswa baru harus hapal 3 juz saat masuk UIN SGD Bandung dan lulusanya sejak bulan September harus hapal 1 juz 30 (amma)," tegasnya

 

Mengingat Jawa Barat merupakan gudangnya pelaku dan tindakan teroris. "Anak muda yang sering jadi korban teroris karena imanya lemah dan pengetahuanya dangkal sangat mudah dimasuki pemahaman dan menjadi target teroris. Untuk menangkal luasnya paham teroris di Jawa Barat, UIN SGD Bandung siapkan mahasiswa yang memiliki empat platform yang harus dikuasai oleh mahasiswa dan lulusannya," ujarnya 

 

Keempat platform itu adalah Pertama, Kecakapan Bahasa Arab-Inggris. Kedua, Menguasai komputer. Ketiga, Tahfidz Al-Quran minimal zuj 30. Keempat, menguasai kitab kuning untuk tambahan pada Fakultas Agama", jelasnya.

Deddy berharap "Dengan adanya platform ini siap mencetak mahasiswa dan lulusanya yang unggul dan kompetitif. " tegasnya

 

Bagi Bahrul Hayat, Ph. D, Sekretaris Jenderal Kementrian Agama Republik Indonesia yang bertindak sebagai peletakan batu pertama pembangunan gedung (Civil Work) IDB UIN SGD Bandung dan penanaman pohon supaya kampus hijau, rindang menuturkan supaya UIN mempunyai nilai dan bermutu tinggi bagi kehidupan, baik di masyarakat sekitar maupun peradaban Islam yang tidak hanya bagus dan megah dari segi bangunan.

 

"Keberadaan UIN harus menjadi garda terdepan dalam menciptakan; pertama,  pusat ilmu keislaman. kedua, produser ilmuan Islam. ketiga, perisai terhadap nilai-nilai keislaman, bukan sebagai perusak Islam. keempat, menjadi cahaya bagi pesan-pesan-pesan keislaman. kelima, harus menjadi pusat peradaban Islam. Jadi dan panutan Islam," jelasnya

 

Kelima pesan ini harus kita citakan dengan bantuan semua komponen, sehingga predikat insan kamil kita raih [Ibn Ghifarie]