Rektor Corner
Peran mahasiswa yang begitu populer sebagai agent of change. Banyak terjadi perubahan-perubahan dahsyat berkat kerja keras para mahasiswa. Dari dulu sampai sekarang, mahasiswa menunjukkan perannya yang sangat vital dalam...next »



e-Journal



Jumat, 7-Apr-2017 | 07:43:44
Milangkala JAS, Menghidupkan Kembali Kesusastraan

[www.uinsgd.ac.id] Jaringan Anak Sastra (JAS) UIN SGD Bandung menyelenggarakan milangkala untuk yang kedua kalinya di Aula Abdjan Soelaiman, Rabu (05/4/2017). Acara ini diselenggarakan selama dua hari pada tanggal 5 dan 6 April 2017, dengan mengusung tema ‘Sirna Sastra’.

Menurut ketua pelaksana, M. alfiansyah, acara ini bertujuan untuk menghidupkan kembali dunia kesusastraan di UIN SGD Bandung. ”Kami itu ingin menghidupkan kembali dunia kesusastraan di kampus dan kami juga ingin menunjukan bahwa sastra di sini nggak mati,” ujar Alfi.

Alfi menambahkan tema ‘Sirna Sastra’ ini bukan dengan arti sastra yang hilang, namun kata ‘Sirna’ ini diambil dari dua kata yaitu Sir dari bahasa arab yang artinya rahasia dan Na itu dari bahasa sunda yang artinya nya. Tema itu diambil karena orang hanya mengenal sastra sebatas puisi, novel, dan tulis menulis. Padahal, masih banyak sastra yang tidak orang lain ketahui.

Pada hari pertama diisi dengan bedah novel terjemahan Sunda Indonesia ‘DENG’ karya Godi Suwarna, Bedah buku essay ‘Rawayan’ karya Pungkit Wijaya, penampilan dari Risal Finger dan Siti Dei Pradita, Teater Awal, Manggala Awi, STMJ, dan pembacaan puisi oleh Godi Suwarna.

Menurut penanggung jawab acara, Rohmat persiapan milangkala ini dilakukan selama dua bulan, Rohmat juga berharap acara ini akan terus di selenggarakan setiap tahunnya. “Insyaallah kalau masih diberi panjang umur,” ujarnya.

Senada dengan Rohmat, mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi Jurnalistik, Arifin mengatakan bahwa acara ini bagus untuk meningkatkan kembali sastra dan berharap akan terus ada acara seperti ini. “Bagus sih, untuk pengumpulan kembali anak sastra yang berkarya, karena kita kan tahu sastra itu gak cuma satu,” ujarnya.(Sabda Nur Alam, Dadan M. Ridwan/Suaka)