Rektor Corner
Beberapa hari kebelakang kita berkumpul dalam rangka memperingati satu peristiwa hari raya yang amat istimewa, yang oleh kita ummat disebut dengan berbagai macam sebutan, ada yang menyebutnya dengan Idul Adha, ada yang...next »



e-Journal



Selasa, 3-Okt-2017 | 08:22:11
Menwa Gelar Nobar G30S/PKI

[www.uinsgd.ac.id] Dalam rangka mengingatkan mahasiswa akan sejarah kelam Indonesia, Resimen Mahasiswa (Menwa) UIN Bandung gelar kegiatan nonton bareng film G30S/PKI, Sabtu (30/09/2017). Kegiatan yang digelar di pelataran Kesekretariatan Menwa tersebut terbuka untuk umum, adapun tema yang diusung yakni ”Jas Merah:Jangan Lupakan Sejarah.”

Kendati adanya surat telegram yang dikeluarkan oleh Panglima TNI mengenai Giat Nobar Film G30S/PKI, Komandan Menwa Redha Wiguna Permana mengatakan bahwasaannya kegiatan ini tidak ada kaitannya dengan surat edaran tersebut. “Kegiatan ini merupakan inisiatif dari Menwa sendiri karena setelah di telaah, Kodim Kota Bandung tidak memiliki program menayangkan film G30S/PKI di wilayah kampus,” ujarnya saat ditemui Jurnalpos Media.

Tak hanya mahasiswa, Menwa juga mengundang pelajar Mts dan MA sekitar kampus, seperti Mts Kifayatul Akhyar dan MAN 2 Kota Bandung. Tujuan inti dari kegiatan ini untuk mengingatkan pelajar dan mahasiswa bahwasannya Indonesia pernah mengalami luka pada masa lalu, berupa pembunuhan tujuh Jenderal tinggi dan para alim ulama di Indonesia. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk memberi pemahaman akan sejarah Partai Komunis Indonesia.

Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan arti penting sejarah bagi mahasiswa dan masyarakat pada umumnya. Seorang pelajar atau mahasiswa yang merupakan agent of change dan mungkin nantinya akan meneruskan perjuangan bangsa Indonesia dapat belajar dari sejarah, serta menjadikan sejarah sebagai guru terbaik.

Salah seorang penonton yang merupakan mahasiswa Bimbingan Konseling Islam, Iyan menilai kegiatan nobar film seperti G30S/PKI penting diadakan di masyarakat. “Demi mengenal lebih jauh sejarah PKI di masa lampau, ini penting di adakan di lingkungan mahasiswa maupun masyarakat,” pungkasnya. (Siti Rahayu, Monica Deasy Deria/Jurnal Pos)