Rektor Corner
Peran mahasiswa yang begitu populer sebagai agent of change. Banyak terjadi perubahan-perubahan dahsyat berkat kerja keras para mahasiswa. Dari dulu sampai sekarang, mahasiswa menunjukkan perannya yang sangat vital dalam...next »



e-Journal



Selasa, 9-Mei-2017 | 15:35:24
SDEI VI: MKS Harus Jadi Pelopor Ekonomi Syariah

[www.uinsgd.ac.id] Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Manajemem Keuangan Syariah (MKS) Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) UIN SGD Bandung menggelar Semarak Dunia Ekonomi Islam (SDEI VI) dari tanggal 8 -12 Mei 2017. Untuk pembukaan SDEI VI ini dibuka secara resmi oleh Dekan FSH, Dr. Ah. Fathonih, M.Ag di Aula Anwar Musaddad, Selasa (9/5).

Dalam sambutannya Dekan FSH menjelaskan sangat mengapresiasi kegiatan ini dalam rangka mengembangkan ekonomi Islam. Mengingat geliat ekonomi Islam yang berkembang pesat khususnya di Jawa Barat dalam sepuluh tahun kebelakang ini memberikan stimulus kepada mahasiswa untuk mengkaji ekonomi Islam lebih mendalam dari sisi ilmiah, serta terus menerus melakukan kegiatan yang menunjang. 

Dengan aset yang semakin meningkat, hal ini menjadikan Jawa Barat sebagai master plan dan blue print dari pengembangan lembaga keuangan syariah dan pariwisata halal syariah. "Oleh karena itu, dalam kontek Jawa Barat ini keberadaan jurusan MKS harus menjadi pelopor, penggerak utama roda perkembangan ekonomi syariah" tegasnya.

Bagi Dr. Deni Kamaludian Yusup, Ketua Jurusan MKS menjelaskan acara SDEI VI ini merupakan kegiatan unggulan tahunan yang diselenggarakan oleh HMJ MKS Fakultas Syariah dan Hukum yang berisikan sembilan rangkaian kegiatan, antara lain: Pertama, Lomba Debat Ekonomi, Keuangan dan Perbankan Syariah, Kedua, Seminar Ekonomi, Keuangan dan dan Perbankan Syariah, Kegita, Pameran Industri Kreatif Syariah, Keempat, Pameran Industri Keuangan dan Perbankan Syariah, Kelima, Bursa Kerja (Job Fair), Keenam, Pemilihan Duta Ekonomi Islam, Ketujuh, Launching Forum Komunikasi Hima Prodi Ekonomi, Keuangan dan Perbankan Syariah, Kedelapan, Pemberian MKS Award, Kesembilan, Pentas Seni.  

Kegiatan SDEI VI kali ini mengususng tema besar Sharia Economi Grounding: Toward Sharia Economi Finance in South East Asian. "Ini memebrikan pesan edukasi kepada khalayak publik pada tingkat nasional dan internasional tentang reorintasi dan revitalisasi program pembangunan ekonomi yang berwawasan keuangan syariah dalam upaya mewujudkan negara Indonesia masa depan sebagai poros maritim di kawasan Asia," tegasnya.

Salah satu hal paling penting dalam kegaitan SDEI VI ini dengan menyelenggarkan Seminar Nasional bertajuk "Refleksi Ekonomi Syariah dan Urgensinya bagi Perekonomian Bangsa" dengan menghadirkan narasumber Deputi Gubernur BI Jabar, Rosmaya Hadi, Direksi BJB Syariah, Asep Ghofir dan Guru Besar Ekonomi Islam, M Anton Athoillah.   

Kajur MKS menguraikan melalui kegiatan SDEI VI ini, Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) UIN SGD Bandung "ingin memberikan apresiasi dalam bentuk award kepada perusahaan mitra dan lembaga media (corporate dan media partner) yang selama delapan tahun terakhir ini senantiasa memberikan akses, dukungan dan menjalin kerjasama dengan FSH UIN SGD Bandung dalam pengembangan sumber daya manusia berupa pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat dalam bidang ekonomi, keuangan dan perbankan syariah," paparnya.

Rencananya dalam acara puncak SDEI VI ini akan ditampilkan pula apresiasi seni berupa penempilan kreasi minat dan bakat para mahasiswa, "yang sekaligus memilih Duta Ekonomi Syariah yang turut mempromosikan berbagai inovasi produk-produk industri kretif dan pariwisata syariah, serta produk-produk keuangan dan perbankan syariah," jelasnya.

Kajur MKS berharap, "lewat kegiatan SDEI VI ini seluruh civitas akademika FSH UIN SGD Bandung dapat memberikan kontribusi besar dalam mewujudkan pembangunnan ekonomi Indonesia di masa depan yang lebih maju," pungkasnya. [Humas Al-Jamiah]