Rektor Corner
Beberapa hari kebelakang kita berkumpul dalam rangka memperingati satu peristiwa hari raya yang amat istimewa, yang oleh kita ummat disebut dengan berbagai macam sebutan, ada yang menyebutnya dengan Idul Adha, ada yang...next »



e-Journal



Selasa, 5-Des-2017 | 15:59:23
Prodi MKS Bekali Mahasiswa Kuasai Financial Technology

[www.uinsgd.ac.id] Fakultas Syariah dan Hukum UIN SGD Bandung gelar kuliah umum untuk Jurusan Manajemen Keuangan Syariah dengan mengusung tema  “Financial Technology: Era Baru Sistem Keuangan Indonesia”. Kegiatan yang diadakan di Aula Fakultas Syariah dan Hukum, Senin (4/12/2017) menghadirkan pemateri seorang Financial Planner and Business Consultant, Anthon Budyana.

 Selain itu kegiatan tersebut dihadiri juga oleh Wakil Dekan I Fakultas Syariah dan Hukum, Hasan Ridwan, Ketua Jurusan Manajemen Keuangan Syariah, Deni Kamaludin Yusup, dan Sekretaris Jurusan, Dadang Husein Sobana. Kuliah umum diikuti oleh seluruh mahasiswa jurusan manajemen keuangan syariah.

Dalam sambutannya Ketua Jurusan MKS, Deni Kamaludin Yusup  menjelaskan tema kali ini diangkat karena adanya financial technology sudah dapat merubah sistem interaksi keuangan. Ia pun menjelaskan bahwa dahulunya sistem keuangan yang konvensional berubah karena adanya perubahan sistem yang diatur oleh IKMB dan OJK.

“Perubahan tersebut dari sistem manual kini bergeser menjadi elektronik. Faktanya, Sri Mulyani selaku Menteri Keuangan saja sudah mampu menarik pajak dari google.” pungkasnya

Dalam sambutannya Wakil Dekan I Fakultas Syariah dan Hukum, Hasan Ridwan berpesan bahwa MKS harus mempunyai skill yang bagus, mengetahui teknologi, mampu berbahasa Internasional, dan memiliki jiwa enterpreneurship.

Financial Planner and Business Consultant, Anthon Budyana memaparkan dalam materinya bahwa berdasarkan penelitian Jatpac, pertumbuhan Financial Technology pada tahun 2014-2015 tumbuh sekitar 9%, kemudian mengalami kenaikan pada tahun 2015-2016 menjadi 78%, dan 2016-2017 turun menjadi 39%. Financial Technology di Indonesia sudah banyak, yang kita kenal seperti, tokopedia, amartha, gopay, dll.

Menurut Anthon Budyana, adanya Financial Technology  tentu akan menggeser pekerjaan-pekerjaan kita.  “Tapi yang dijual di Fintech biasanya produk-produk murah dan simpel sehingga tetap untuk proses rencana keuangan yang rumit pasti akan menghubungi sistem keuangan yang kompeten,” paparnya

Salah seorang mahasiswa Jurusan Manajemen Keuangan Syariah, Ilham Mashdar Roihan mengungkapkan dampak positif yang ia dapat setelah mengikuti seminar tersebut. “Pembahasan dalam kuliah umum  ini sesuai dengan jurusan MKS sehingga  memberikan informasi dan pengetahuan baru bagi saya mengenai sistem keuangan yang telah modern yaitu Financial Technology,” pungkasnya.[]