Rektor Corner
Apa yang dapat dilakukan oleh para insan pendidikan Islam untuk menjauhkan murid-murid dari tindakan yang berpotensi mengarah pada terorisme atau penggunaan kekerasan untuk menimbulkan ketakutan dalam usaha mencapai...next »



e-Journal



Selasa, 13-Jun-2017 | 08:27:01
Pengumuman Hasil SBMPTN 2017 Dapat Lihat di Situs Ini Mulai 14.00 WIB

[www.uinsgd.ac.id] Pengumuman hasil Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2017 akan diumumkan hari ini Selasa (13/6/2017) mulai pukul 14.00 WIB. Beberapa situs resmi perguruan tinggi negeri (PTN) akan memajang pengumuman tersebut.

Seperti dilansir laman dan siaran pers Kementerian Pendidikan Tinggi, peserta dapat melihat pengumuman hasil SBMPTN 2017 secara online melalui laman http:/pengumuman.sbmptn.ac.id.

Selain itu, pengumuman hasil SBMPTN 2017 juga dapat dilihat di situs PTN masing-masing atau bisa juga dilihat pada laman mirror di 12 PTN sebagai berikut:

1. http://sbmptn.ui.ac.id 

2. http://sbmptn.itb.ac.id 

3. http://sbmptn.undip.ac.id   

4. http://sbmptn.its.ac.id 

5. http://sbmptn.ugm.ac.id 

6. http://sbmptn.ipb.ac.id 

7. http://sbmptn.unair.ac.id  

8. http://sbmptn.unand.ac.id 

9. http://sbmptn.unsri.ac.id  

10. http://sbmptn.unhas.ac.id  

11. http://sbmptn.untan.ac.id  

12. http://sbmptn.unsyiah.ac.id  

Penetapan hasil Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2017 akan diumumkan pada hari Selasa, 13 Juni 2017 mulai pukul 14.00 WIB. “ Sebanyak 148.066 peserta atau sekitar 14,36 persen dari 797.738 pendaftar SBMPTN 2017 dinyatakan lulus sebagai calon mahasiswa baru di 85 PTN,” ujar Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi pada Jumpa Pers di Ruang Sidang Lantai 3 Gedung D Kemenristekdikti, Jakarta (12/6/2017).

Pengumuman penetapan hasil SBMPTN 2017 disampaikan oleh Menristekdikti Mohamad Nasir bersama Ketua Panitia Pusat SNMPTN dan SBMPTN 2017 Ravik Karsidi, Sekretaris Jenderal Kemenristekdikti Ainun Na’im, Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Intan Ahmad, Ketua Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Herry Suhardiyanto dan Sekretaris Panitia Pusat SNMPTN SBMPTN 2017 Joni Hermana.

Menristekdikti mengatakan bahwa SBMPTN merupakan tahap kedua dari proses penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi negeri, setelah sebelumnya telah dilakukan tahap pertama melalui SNMPTN. Tahun ini terjadi peningkatan jumlah peserta SBMPTN dan jumlah peserta yang diterima di PTN. Total pendaftar SBMPTN 2017 adalah 797.738, lebih tinggi dari tahun 2016 sebanyak 721.326 pendaftar. “Peserta Bidikmisi yang ikut SBMPTN tahun 2017 juga meningkat, tahun lalu sebanyak 124.398 peserta sedangkan tahun ini ada 158.157. peserta Bidikmisi yang ikut,” jelas Menristekdikti.

Total peserta kelompok Non-Bidikmisi/ Reguler yang diterima sebanyak 113.968 peserta dan peserta kelompok Bidikmisi yang diterima sebanyak 34.098 peserta. Rincian peserta yang diterima menurut jenis ujian Paper Based Test (PBT) sebanyak 143.523 peserta, dan Computer Based Test (CBT) sebanyak 4.543 peserta. Peserta Saintek diterima sebanyak 61.015, peserta Soshum diterima sebanyak 59.714 dan peserta kelompok Campuran yang diterima sebanyak 27.337 peserta.

Dirjen Belmawa Intan Ahmad mengatakan bahwa calon mahasiswa yang eligible Bidikmisi dapat menggunakan tiga jalur untuk masuk perguruan tinggi negeri yakni jalur SNMPTN, SBMPTN dan jalur Mandiri. Peserta Bidikmisi yang lulus SBMPTN akan dilakukan verifikasi kelayakan dan verifikasi kuota oleh perguruan tinggi penerima. “ Jumlah kuota Bidikmisi tahun 2017 adalah 80.000 orang. Jika jumlah peserta Bidikmisi di perguruan tinggi lebih besar dari kuota, setiap perguruan tinggi diharapkan membantu calon mahasiswa dari kalangan tidak mampu sesuai dengan skema yang ditetapkan masing-masing perguruan tinggi,” ujar Intan.

Salah satu perguruan tinggi yang  memiliki pengalaman mengatasi kekurangan kuota Bidikmisi adalah Institut Pertanian Bogor. Rektor IPB yang juga bertindak sebagai Ketua Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Herry Suhardiyanto mengatakan bahwa skema yang digunakan untuk mengatasi kekurangan kuota Bidikmisi di IPB adalah dengan menggunakan bantuan beasiswa dari alumni.

Mekanisme pengumuman SBMPTN melalui internet adalah sebagai berikut:

1.Peserta diminta memasukkan nomor peserta dan tanggal lahir

2.Jika peserta diterima akan ditampilkan Nomor peserta, nama peserta, nama PTN diterima, nama prodi diterima, ucapan “ selamat atas keberhasilan anda”

3.Jika peserta tidak diterima akan ditampilkan nomor peserta, tanggal lahir peserta dan ucapan “ Mohon maaf, peserta atas nama…, dengan nomor peserta…dinyatakan Tidak Diterima pada SBMPTN 2017″.

Peserta SBMPTN yang belum lulus diharapkan untuk tetap semangat, karena masih ada tahapan ketiga penerimaan mahasiswa baru perguruan tinggi negeri yakni Seleksi Mandiri Masuk Perguruan Tinggi Negeri sebagai jalan untuk menempuh pendidikan di PTN. Selain itu, putra putri Indonesia juga bisa melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi swasta (PTS) yang diakui oleh pemerintah. Agar calon mahasiswa dapat memilih dan masuk perguruan tinggi yang diakui legalitasnya, diharapkan terlebih dahulu untuk melihat status perguruan tinggi di Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti) forlap.ristekdikti.go.id.

Rincian peserta yang diterima menurut kelompok ujian dapat dijelaskan sebagai berikut:

Sepuluh PTN dengan nilai rataan diterima tertinggi untuk kelompok ujian Saintek, dengan urutan sebagai berikut :

1.Institut Teknologi Bandung–ITB

2. Universitas Indonesia–UI;

3.Universitas Gajah Mada–UGM;

4. Institut Teknologi Sepuluh Nopember-ITS;

5. Universitas Airlangga-UA;

6. Universitas Padjadjaran-UNPAD;

7. Universitas Dipenegoro (UNDIP);

8.Institut Pertanian Bogor-IPB ;

9. Universitas Sebelas Maret-UNS; dan

10. UPN “Veteran” Yogyakarta.

Sepuluh PTN dengan nilai rataan diterima tertinggi untuk kelompok ujian Soshum, dengan urutan:

1. Universitas Indonesia–UI;

2. Universitas Gajah Mada–UGM;

3. Institut Teknologi Bandung–ITB;

4. Universitas Padjadjaran-UNPAD;

5. Universitas Airlangga-UA;

6. Universitas Dipenegoro-UNDIP;

7. Universitas Brawijaya-UB ;

8. UPN “Veteran” Yogyakarta ;

9. Universitas Sebelas Maret-UNS ; dan

10. Universitas Jenderal Sudirman-Unsoed.

Peserta dengan nilai tertinggi Kelompok Ujian Saintek dan Soshum diraih oleh peserta yang diterima di Universitas Indonesia pada prodi Ilmu Komputer dan Ilmu Ekonomi ; dari kelompok ujian Soshum/Bahasa diraih peserta yang diterima di Universitas Airlangga pada Sastra Inggris .

Hal menarik, terdapat 38 peserta disabilitas yang diterima pada SBMPTN 2017 dari 226 peserta terdaftar. Rincian jenis peserta difabel yang diterima sebagai berikut :

(1) Tuna netra ;

(2) Tuna Rungu;

(3) Tuna Wicara dan

(4) Tuna Daksa.

10 Program Studi Paling Banyak Diminati Peserta SBMPTN

1.Manajemen

2.Akutansi

3.Ilmu Hukum

4.Pendidikan Dokter

5.Teknik Sipil

6.Ilmu Komunikasi

7.TI

8.Psikologi

9.Farmasi

10.Agribisnis

10 PTN Terima SBMPTN 2017 Terbanyak

1.Universitas Brawijaya 4.176

2.Universitas Nusa Cendana 4.122

3.Universitas Negeri Padang 4.022

4.Universitas Padjajaran 4.020

5.Universitas Diponegoro 3.546

6.Universitas Udayana 3.470

7.Universitas Indonesia 3.467

8.Universitas Sumatera Utara 3.415

9.Universitas Sebelas Maret 3.351

10.Universitas Pendidikan Indonesia 3.221

10 PTN Dengan Peserta SBMPTN BIDIKMISI Terbanyak

1.Universitas Negeri Padang 1.684

2.Universitas Negeri Gorontalo 1.539

3.Universitas Malikussaleh 1.367

4.Universitas Halu Uleo 1.113

5.Universitas Negeri Semarang 1.109

6.Universitas Trunojoyo 1.081

7.Universitas Jember 924

8.Universitas Negeri Surabaya 921

9.Universitas Sebelas Maret 911

10.Universitas Pendidikan Indonesia 900

10 Provinsi dengan Nilai Rataan Diterima Tertinggi

Saintek

1.DKI Jakarta

2.DI Yogyakarta

3.Banten

4.Jawa Tengah

5.Jawa Barat

6.Jawa timur

7.Lampung

8.Sumatera Barat

9.Riau

10.Bali

Soshum

1.DKI Jakarta

2.DI Yogyakarta

3.Banten

4.Jawa Tengah

5.Jawa Barat

6.Jawa timur

7.Lampung

8.Sumatera Selatan

9.Sumatera Barat

10.Kalimantan Selatan

 

Sumber, Siaran Pers Kemristekdikti Nomor 49/SP/HM/BKKP/IV/2017