Rektor Corner
Beberapa hari kebelakang kita berkumpul dalam rangka memperingati satu peristiwa hari raya yang amat istimewa, yang oleh kita ummat disebut dengan berbagai macam sebutan, ada yang menyebutnya dengan Idul Adha, ada yang...next »



e-Journal



Rabu, 6-Des-2017 | 08:26:50
FU Harus Jadi Kiblat Informasi Ilmu Keushuludinan

[www.uinsgd.ac.id] Fakultas Ushuluddin (FU), Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati  Bandung, sejak berdirinya tahun 1968 - 2017 sudah mengalami 9 kepemimpinan Fakultas (Dekan-red), yakni Prof.KH. Anwar Musaddad, Drs.Muhammad Cholil (2 kali menjabat), Drs.Farichin Chumaidi,MA, Drs. H. Ahmad Subandi, Prof.Dr. Dadang Kahmad, Prof.Dr. Abd.Rozaq, Prof.Dr. Mukhtar Solihin, dan Prof.Dr. Rosihon Anwar, M.Ag (Dekan Sekarang).

Dalam rentang waktu yang panjang  tersebut, Fakultas Ushuluddin  mengalami kemajuan  sangat signifikan baik aspek kualitas maupun kuantitas.  Di usia cukup matang ini, Ushuluddin terus melakukan langkah - langkah antisipatif dan strategis dalam mensikapi perubahan zaman kian kompleks, yang berimplikasi munculnya faham- faham ekstrem, intoleransi, beda pandanngan dan klaim kebenaran  kerap berakhir konflik horizontal.

Ushuluddin harus tetap hadir, sebagai  bagian dari solusi menjawab semua problematika keagamaan yang muncul di tengah masyarakat. Sebagai Ruhnya UIN Bandung  yang mengkaji dasar dasar ilmu keagamaan, peran dan posisi Ushuluddin sangat strategis dalam merumuskan dan menjadi solusi dalam memberikan pencerahan dan pemahaman bagaimana menyampaikan Islam Rohmatan lil A’lamin yang di kemas dalam  wajah Islam Moderat dan Toleran.

Solusi dan formula keagamaan yang di tawarkan Ushuluddin sejatinya membangun kedamaian dan menguatkan sikap toleransi menjaga kebinekaan di tengah masyarakat yang heterogen.

Kini 2017, Fakultas Ushuludin sudah menginjak 50 tahun ( Tahun Emas). Sejak dipimpin Prof.Dr.Rosihon Anwar, M.Ag, Fakultas Ushuluddin terus meraih  kemajuan dan prestasi signifikan, baik bidang akademik, fasilitas, manajemen, kerja sama, jumlah mahasiswa, dan bidang lainnya. Sementara para dosennya banyak berkiprah di masyarakat atau tulisan  jurnal internasional terus meningkat,  begitu juga dengan alumni banyak yang sukses baik di masyarakat, pemerintahan maupun swasta.

Dalam hal program studi, Fakultas Ushuluddin  mempunyai 5 Program Studi (Prodi) yang sudah terakreditasi  yakni Prodi Aqidah dan Filsafat Islam, Prodi Tasawuf Psikoterapi, Prodi Studi Agama-agama, Prodi Ilmu Hadits, dan Prodi Ilmu Alquran dan Tafsir. Sampai sekarang tercatat ada sekitar 2600  mahasiswa Fakultas Ushuluddin UIN SGD Bandung, angka tersebut paling banyak jumlahnya jika dibandingkan mahasiawa fakultas ushuluddin lain  diseluruh PTKIN se- Indonesia.

Dekan Rosihon Anwar dan jajarannya terus bekerja keras, konsisten mewujudkan visi misi fakultas, dengan mengembangkan kultur akademik, meningkatkan kualitas yang berorientasi pada jaminan mutu dan inovatif, mengembangkan jaringan dengan pola kemitraan dan kerjasama dalam dan luar negeri, Tak ketinggalan pula moderenisasi manajemen pendidikan dan pelayanan administrasi lewat penataan dan profesionalisasi yang epektif dan efesien.

Prof. Rosihon  optimis kedepan Fakultas Ushuluddin akan lebih berkualitas dan unggul. Ia pun terus  berupaya menjaga komitemen bersama, membangun komunikasi, kordinasi dan konsilidasi dengam stakeholder fakultas. Ia bertekad denga visi misi yang dibangaun untuk  membawa Ushuluddin di Tahun Emas ini tetap Gemilang menjadikan Fakultas sebagai Kiblat nya Informasi ilmu ke-Ushuludinan di Indonesia

Dalam Rakor (Rapat Koordinasi) yang di gelar di Pengadaran belum lama ini, dihadapan Para wadek, ketua prodi, dosen dan staff. Dekan Rosihon Anwar mengungkapkan  Prioritas Program 2017 yang sudah dicapai, sekaligus menyampaikan Prioritas Program Unggulan Tahun 2018. Adapun kegiatan dan prestasi (2017) yang perlu diapresiasi selama kepemimpinan Prof. Rosihan  Anwar yakni :

Aspek fasilitas

Ushuluudin mempunyai fasilitas yang memadai, gedung bertingkat 4 lantai, dilengkapi berbagi fasilitas nyaman dan  memanjakan civitas fakultas, laboratorium Bahasa, laboratoriu. komputer, perpustakaan lengkap, laboratorium therafi Syifaul Qulub, ruangan  ber AC,  CTTV dan pasilitas lainnya.

Aspek Pendidkan Islam

Mengadakankan Forum Dekan dan Ketua Prodi FU Se-Indonesia, “ Penguatan Ilmu Ilmu Ke-  Ushuludinan dalam Mewujudkan Islam Moderat dan Workshop penulisan artikel jurnal international bereputasi dan praktek optimalisasi Tool.

Aspek Mutu Pendidikan

Launcing thema besar pnelitian FU, workshop penelitia jurnal international bereputasi, dan studium general bersama Prof.Lyn Farker.

Aspek Kemahasiswaan

Penyuluhan tentang Kesehatan Reproduksi (KESPRO) bagi mahasiswa,  workshop penyelenggaraan skill berorganisasi bagi pengurus Dema terpilih,  pelatihan LPJ kegiatn bagi para ketua HMJ, pelatihan caracter building bagi aktivis organisasi intera kemahasiswaan, rakor  para wadek tentang keseharian mahasiswa di luar kampus, mengawal organisasi kemahasiswaan dan melepas wisudawan.

Aspek Pengabdian Masyarakat yakni dengan menggelar di Desa Cikawungading, kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, untuk mensosialisasikan pemahaman Islam Moderat kepada masyarakat pesisir.

Aspek Kerjsa sama

Workshop LVE dengan Tim Fasilitator LVE-PTKI, The asian Foundation, PD- Pontren kemenag RI program PSPB,dan kerjsa sama dengan BNN, Lembaga Pendidikan Turki, Maroko Corner,Iran Corner,dan Saudi Arabia Corner

Sedangkan untuk aspek Pengabdian Masyarakat diwakili program studi agama-agama dengan menggelar di Desa Cikawungading, kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, untuk mensosialisasikan pemahaman Islam Moderat kepada masyarakat pesisir.

Tahun 2018  Fakultas Ushuluddin  memproritaskan 12 target yang harus di capai yakni Akreditasi BAN-PT semua program studi,  Akreditasi Jurnal wawasan, Peningkatan status Jurnal Prodi, ICON-QUHAS, Rangkaian HUT Emas Ushuluddin,  Penguatan Asosiasi Keilmuan, Penguatan Publikasi, Penguatan kerjsa sama, Penguatan penguasaan Bahasa Asing (Inggris, Persia dan Arab), Penguatan Laboratorium  Pengabdian Masyarakat berbasis Islam Moderat, dan ISO 2000.

Mereka berharap  Fakultas Ushuluddin lebih baik dan maju

Tahun 2017, sebagai Tahun Emas (50 Tahun) Fakultas Ushuluddin, UIN Bandung. Hendaklah tidak merasa puas dengan prestasi yang telah di capai, Karena, Kedepan tuntutan dan tantangan zaman semakin berat. Diperlukan SDM berkualitas, tata kelola profesional dan proporsional, kurikulum yang bisa menjawab kebutuahn zaman. Begitu juga   sikap Bijak,konsisten, dan terus menjaga komitmen bersama, dalam menjadikan Fakultas Ushuluddin Sebagai Pusat Informasi Ilmu-ilmu Ke-Ushuludinan.

Sebagai Ruh nya UIN Bandung, Ushuluddin diharapkan terus mentranspormasikan nilai-nilai ke-Ushuludinan baik secara intern maupun ekstern, guna menjawab problematika keagamaan yang muncul di masyarakat.

-Ketua Senat Fakultas Ushuluddin, Drs.Tatang Zakaria berharap Fakultas Ushuluddin semakin bermutu, maju, SDM, Akademik, Manajemen, Fasilitas, Kesejahteraan, maupun lulusan nya Unggul dan Kompetitif

-Ketua Program Studi Agama-agama (SAA), DR.Deni Miharja,M.Ag, Berharap   HUT FU ke-50 (Tahun emas),  Fakultas Ushuluddin semakin jaya dan berkualitas, bisa mencetak lulusan Unggul dan Kompetitif,  bertaqwa, luas ilmunya, menjaga etika,berkarakter Islami dan bisa mengaplikasikan ilmu nya kepada keluarga, bangsa dan negara.

Deni berharap juga Prodi SAA terus berkontribusi dalam memberikan pencerahan kepada masyarakat tentang faham keagamaan yang moderat, menjungjung tinggi nilai toleransi dalam kemajemukan, menguatkan kebinekaan dalam bingkai NKRI.

-Ketua Program Studi Tasawuf Psikoterapi (TF), Drs.Hasan Mud’is, M.Ag, Berharap Fakultas Ushuluddin lebih maju, sejahtera dan berkualitas, bisa mencerdaskan spiritual maupun intelektual,  bukan hanya hapal Al-qur’an dan Hadits, tetapi bisa membentuk prilaku  manusia bertaqwa (Iman, islam, Ihsan), begitu juga lulusannya bisa di butuhkan masyarakat luas.

-Ketua Program studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT), DR. Ali Masrur M.Ag, Fakultas Ushuluddin bisa lebih maju signifikan baik akademik, transparansi keuangan dan manajemen.

Ia pun tetap optimis  Prodi IAT bisa berkompetisi dengan jurusan IAT di berbagai PTKIN baik kualitas maupun kuantitas. Ali Masrur berharap juga IAT mampu mengembangkan Model Penafsiarn yang Inkulsif dan Rahmanatan lil A’alamin.

-Ketua Prodi Aqidah dan Filsafat Islam, Muhlas , M.Hum, Fakultas Ushuluddin lebih maju, Bijak dalam mensikapi persoalan masyarakat,  Dosen dan lulusannya berkontribusi dan mewarnai bangsa dan negara. Muhlaspun berharap agar lebih sabar dalam mendididk generasi milinea sehingga lulusannya punya daya saing dan unggul. [Hary]