Rektor Corner
Beberapa hari kebelakang kita berkumpul dalam rangka memperingati satu peristiwa hari raya yang amat istimewa, yang oleh kita ummat disebut dengan berbagai macam sebutan, ada yang menyebutnya dengan Idul Adha, ada yang...next »



e-Journal



Jumat, 25-Ags-2017 | 10:05:32
FSH Makin Jaya, Maju & Berkembang

[www.uinsgd.ac.id] Wakil Dekan I Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) UIN SGD Bandung Dr HA Hasan Ridwan, M.Ag meyakini bahwa kehadiran 1.074 mahasiswa baru akan membawa fakultasnya semakin jaya, maju, dan berkembang. Dengan syarat, mahasiswa memiliki kemampuan akademik yang mumpuni, berlatih kepemimpinan, dan membangun komunikasi dengan baik.

Keyakinan ini disampaikan Dr Hasan Ridwan, saat menyambut kehadiran 1.074 mahasiswa baru FSH Tahun Akademik 2017/2018, pada acara Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) di Gedung Anwar Musaddad, Kamis (24/08/2017). PBAK ini dihadiri Wakil Dekan 2 Dr Fauzan Ali Rasyid, S.Ag, M.Si; Sekretaris Jurusan Akhwal Al-Syakhsiyah (AS) H Burhanudin, S.Ag, MH; Sekretaris Jurusan Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah) M Hasanuddin, M.Ag.

Sekretaris Jurusan Perbandingan Madzhab dan Hukum (PMH) Evi Soviah, M.Ag; Sekretaris Jurusan Hukum Tatanegara (HTN) Ridwan Eko Prasetio, SH.I, M.Ag; Sekretaris Jurusan Hukum Pidana Islam (HPI) Dr Jaenudin, M.Ag; Ketua Jurusan Ilmu Hukum (IH) Dr H Utang Rosidin, SH, MH, sekretaris Dr H Uu Nurul Huda, S.Ag, SH, MH;

Juga Ketua Laboratorium Dr Iwan Setiawan, S.Ag, M.Pd,M.E.Sy; Ketua PKSHK Dr Abdulah Syafe’i, M. Ag; Ketua PPKID Dr Didi Sumardi, M.Ag; Ketua LBKH Ende Hasbi Nassaruddin, SH, MH dan sekretaris Dewi Mayaningsih, SH, MH; Ketua JURNAL Enceng Arif Faizal, M.Ag; Pengelola SIMAK Yuana Ryan Tresna, SE., M.Ag; Kepala Bagian TU Drs. Deni Supiadi, MM; Kasubag Akademik dan Kemahasiswaan Drs Lili Suryana, MM; dan Kasubag Umum Ramdan Budiana, S.Ag.

Dalam kesempatan itu, Dr Hasan Ridwan mengajak mahasiswa baru untuk bersyukur kepada Allah SWT atas diterimanya menjadi mahasiswa FSH. Cara bersyukur antara lain belajar sungguh-sungguh, mentaati aturan, serta menghormati  dosen dan segenap sivitas akademika. “Tidak sekadar meraih nilai tingggi, tapi juga kalian harus punya kemampuan leadership, analisis thinking, dan kemampuan berkomunikasi,” katanya.

Double track yang harus dikuasai mahasiswa adalah: kemampuan akademik dan kepemimpinan. Karena menjadi bagian dari Indonesia dan dunia, maka mereka pun harus menguasai bahasa internasional, agar bisa meguasai hal-hal terbaru (state of the art of knowledge) dan bisa maksimal dalammenjalani proses pengembangan (the hight level of development).

“Fase baru selama 4 tahun ke depan harus sudah mematangkan rencana, cita-cita, agar bisa berkontribusi bagi bangsa di masa depan. Karena sesungguhnya kalian adalah calon pemimpin bangsa/umat, calon hakim, advokat, profesional, bankir, politisi muslim, ahli falak, wirausahawan yang bermoral dan bermartabat,” tegas Dr Hasan Ridwan.[Nanang Sungkawa]