Rektor Corner
Beberapa hari kebelakang kita berkumpul dalam rangka memperingati satu peristiwa hari raya yang amat istimewa, yang oleh kita ummat disebut dengan berbagai macam sebutan, ada yang menyebutnya dengan Idul Adha, ada yang...next »



e-Journal



Senin, 30-Okt-2017 | 14:56:33
FDK Gelar Seminar Nasional & Pameran Karya Ilmiah Dakwah

[www.uinsgd.ac.id] Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Sunan Gunung Djati Bandung menggelar acara Seminar Nasional dan Pameran Karya Ilmiah Dakwah bertajuk “Evaluasi Perkembangan Ilmu dan Kelembagaan Dakwah” dengan menghadirkan narasumber: Prof. Dr. Abdullah, M.Si. (Guru Besar Ilmu Dakwah UIN Sumatera Utara) dari tanggal 27-29 Oktober 2017 di Puri Khatulistiwa Hotel Bandung, Jatinangor, Sumedang.  

Untuk Seminar Nasional dibuka langsung oleh Rektor UIN SGD Bandung, Prof. Dr. Mahmud pada Jumat malam (27/10). Dalam sambutanya Rektor sangat mengapresiasi atas terselenggaranya Seminar Nasinal, Paralel Session, Temu Dekan/Asosiasi Profesi Dai Indonesia (APDI), Pameran Karya Ilmiah Dakwah dan City Tour. "Saya sangat mendukung segala usaha Fakultas Dakwah untuk pengembangan ilmu dan kelembagaan Dakwah," tegasnya.

Mengenai pembukaan Program Studi Haji dan Umroh, "Sejak malam ini moratorium Prodi dicabut karena 14 Prodi sudah mendapatkan nilai Akreditasi A dan pembukaan Prodi Haji dan Umroh diizinkan untuk pengembangan dakwah Islam. Menurut pengakuan Bang Patrialis Akbar di Lapas Sukamiskin, rusaknya pemimpin di Indonesia itu dikarenakan dakwah? Mudah-muduhan dengan adanya kegiatan ini bisa menjawab persoalan kebangsaan tadi. Caranya dengan memperbaiki dakwah kita," pesannya.     

Dekan FDK, Dr. Ahmad Sarbini M.Ag menuturkan "evaluasi sangat dibutuhkan terkait masalah dan langkah kedepan yang akan dihadapi oleh ilmu dakwah, terkhusus fakultas dakwah. Contohnya ada desakan dari Kementerian Agama tentang Kajian Haji dan Umroh, prodi baru yang segera dibuka di Fakultas Dakwah dan Komunikasi. UIN SGD Bandung belum membukanya." 

Dalam prosesnya, Fakultas Dakwah harus menemukan relevansi antara prodi dengan ilmu dakwah. “Hadirnya Prodi-prodi di lingkungan Fakultas semakin memperkuat jurusannya. Untuk lembaga dakwahnya mengalami kekosongan, kita menggali bagaimana posisi ilmu dakwah. Untuk itu, kita evaluasi secara akademik,” tuturnya. 

Dekan FDK menjelaskan dengan presentasi oleh para pakar ilmu dakwah, diharapkan para dosen fakultas dakwah mengetahui bagaimana menanggapi permasalahan dan solusi dalam ilmu dakwah.“Pameran karya ilmiah dakwah kita sempurnakan dengan presentasi oleh pakar kita untuk mengetahui bagaimana para dosen fakultas dakwah menanggapi ilmu dakwah ini,” pungkasnya.

Ketua Penyelenggara, Aep Wahyudin menambahkan acara FDK UIN SGD Bandung ini digelar dari tanggal 27-29 Oktober 2017 dengan rincian kegiatan: Seminar Nasinal, Paralel Session, Temu Dekan/Asosiasi Profesi Dai Indonesia (APDI), Pameran Karya Ilmiah Dakwah dan City Tour.

Bagi Aep, selain menjadi wadah evaluasi kajian dakwah dan prodi-prodi dakwah, "diharapkan acara seminar ini bisa dijadikan wadah untuk mempererat hubungan antar peserta yang terdiri dari Dekan, Jurusan, hingga Kaprodi Dakwah dan Fakultas Dakwah se-Indonseia," terangnya.

Aep menuturkan, latar belakang acara ini diselenggarakan acara Seminar untuk menyusun strategi pengembangan dakwah di masa depan.

“Objek kajian dakwah mengalami kemajuan yang sangat pesat. Tantangan ini menuntut para Ilmuwan dakwah bisa mengikuti kajian tersebut. Untuk itu diperlukan proses evaluasi perkembangan ilmu dakwah untuk mengukur kemajuan ilmu dakwah di antara kebutuhan masyarakat dan tuntutan zaman sehingga dapat menjadi bahan penyusunan strategi pengembangan di masa depan,” pungkasnya. [Sabilulhaq Mardhatillah, Uwes Fatoni, Humas Al-Jamiah]